Tampil beda dengan batik di segala suasana

Siapa sih yang tidak ingin terlihat Menarik di setiap kesempatan? Ternyata, selain menjaga pola makan dan gaya hidup, memilih gaya busana yang akan dikenakan sehari-hari juga membantu Anda tampil lebih segar dan tentunya awet muda lho.

Tapi problemnya biasanya bingung memilih apa yang mau di pakai untuk hari itu, tapi tau nggak sih, batik adalah salah satu fashion yang selalu bisa di andalkan.

Kain motif asli indonesia ini, sanat menarik untuk di matchkan dengan busana casual, formal, atupun gaya kamu sendiri.

ditambah sudah banyak yang membuat dan menjual, sehingga kita bisa lebih mudah untuk mix and match nya.

Berbeda dengan dulu, batik sekarang lebih berani tampil beda, dengan teknik teknik baru dalam pembuatanya, dan cara menyajikanya ke dalam bentuk fashion, anak muda terutama. sekarang sudah tidak gengsi lagi dong kalau pakai batik.

Terkadang, penampilan rapi justru akan membuat Anda terlihat sedikit membosankan dan kuno. Cobalah untuk tampil sedikit berani dengan menambahkan aksesori manarik seperti syal, kalung, gelang, rok bermotif bahkan atasan yang terang dengan bahan dan potongan yang sedikit unik. Dijamin Anda akan terlihat

Memilih warna yang tepat juga membantu membuat penampilan Anda terlihat lebih muda lho. Pilihlah busana yang memiliki desain sederhana dengan warna-warna segar seperti kuning lemon, mint green, coral, dan merah.

 

Sering banget karena pingin tampil fashionable dan ngikutin tren, kita jadi ikut-ikutan beri barang yang lagi hype padahal aslinya kita gak suka dengan modelnya. Jangan sampai kaya gini ya girls, karena kenyamanan itu yang paling utama. Jangan sampai akibat sekedar pingin stylish tapi kamu nya sendiri merasa gak nyaman. Big No!

Batik Cap dari dulu hingga kini

Batik adalah busana yang tak asing bagi kita masyarakat Indonesia. Namun, di balik penggunaan yang sudah memasyarakat seperti saat ini, batik pernah menjadi pakaian keluarga raja. Tradisi batik diperkirakan muncul di Nusantara, khususnya Jawa, pada masa kerajaan Majapahit atau abad ke-12. Hal itu ditandai dengan ditemukannya arca Prajnaparamita (Dewi Kebijaksanaan) di Jawa Timur abad ke-13. Pada arca tersebut digambarkan bahwa Sang Dewi mengenakan kain yang dihiasi dengan motif sulur tumbuhan dan bunga, motif yang masih dijumpai hingga sekarang. Batik juga dinilai sangat terkait dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah di pusat perbatikan di Jawa adalah daerah santri. Batik juga menjadi alat perjuangan ekonomi para pedagang melawan perekonomian Belanda.

Batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian dan pada zaman dulu menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia. Pada awalnya, pengerjaan batik terbatas pada lingkungan keraton, mulai dari pakaian raja, keluarga, hingga para pengikutnya Namun, karena banyak pengikut raja yang tinggal di luar keraton, maka kesenian batik mulai dibawa ke luar tembok keraton. Kesenian tersebut pada awalnya hanya bisa dinikmati rakyat yang tinggal di lingkungan sekitar keraton, namun perlahan-lahan penyebarannya semakin meluas sehingga menjadi pekerjaan kaum wanita untuk mengisi waktu senggangnya. 

Batik yang pada awalnya hanya pakaian keluarga keraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari secara luas. Saat itu, bahan kain putih yang digunakan adalah hasil tenunan sendiri. Sedangkan bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat antara lain dari pohon mengkudu, tinggi, soga, dan nila. Bahan soda dibuat dari soda abu dan garamnya dibuat dari tanah lumpur. Meluasnya kesenian batik menjadi milik rakyat Indonesia, khususnya Suku Jawa, terjadi setelah akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19. 

 

7 destinasi wisata wajib di solo

Sentra Batik Solo

Nggak afdol ke solo tanpa bawa oleh oleh batik, sebagai salah 2 dari kota dengan kultur batik terbesar di indonesia, di solo sudah sangat menjamur yang namanya batik, dari berbagai metode, bahan dan harga yang variatif. apalagi batik batik modern yang semakin banyak bermunculan yang menjadi target anak anak muda sekarang. Selain elok da menawan batik juga terjangkau bagi anda yang ingin membawakan oleh oleh dari wisata anda disolo. Ada Batik Sakura Solo, Kampung Batik Laweyan. dan masih banyak lagi. di Batik Sakura Solo selain menjual batik siap pakai, juga ada proses pembuatanya, juga menerima pembuatan batik custom bagi anda yang ingin membuat untuk seragam ataupun jualan.

Keraton Kasunanan Surakarta

Hingga saat ini kompleks keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal Raja dan masih menjalankan tradisi kerajaan.

Pada sebagian kompleks keraton terdapat museum yang berisi benda-benda koleksi peninggalan kerajaan, termasuk berbagai hadiah dari raja-raja Eropa dan juga replika pusaka keraton, kereta kencana serta gamelan.

Sementara pada tengah museum terdapat sebuah sumur yang konon digunakan raja untuk bersemedi.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi berkunjung kesini diwajibkan untuk mematuhi peraturan yang berlaku, diantaranya adalah tidak boleh mengenakan celana pendek, kacamata hitam, topi, sandal jepit maupun jaket.

Jika kamu kebetulan mengenakan celana pendek maka dianjurkan untuk meminjam kain bawahan selama berwisata ke keraton.

Kamu juga tidak boleh merokok selama mengunjungi keraton serta membawa makanan ke dalam kompleks keraton.

Keraton Kasunanan Surakarta ini terletak di Jalan Sidikoro, Baluwati, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah.

Objek wisata Solo ini buka setiap hari Senin-Kamis dengan jam operasional pada pukul 09.00-14.00 WIB, sementara pada hari Sabtu-Minggu buka pukul 09.00-15.00 WIB dan hari Jum’at tutup.



Read more https://nyero.id/destinasi-wisata-solo-yang-paling-terkenal/

Argo Wisata Sondokoro

Agrowisata ini berjarak sekitar 5 km dari kota Solo, tepatnya di Jalan Mangkunegara, Bojonegoro, Ngijo, Tasikmadu, Surakarta, Jawa Tengah.

Pada awalnya area ini merupakan pabrik gula, namun kemudian dialihfungsikan menjadi objek wisata.

Suasana alam yang masih asri dengan pepohonan rindang menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan karena menyajikan pemandangan yang menyejukkan.

Di tempat ini juga, kamu bisa menikmati berbagai fasilitas yang tersedia, seperti kolam renang dengan berbagai ukuran , spot untuk terapi ikan, pijat refleksi dan juga flying fox.

Yang tidak kalah uniknya terdapat monumen lokomotif, yang bisa kamu jadikan background foto.  Objek wisata Sondokoro buka setiap jam 08.00-17.00 WIB.



Read more https://nyero.id/destinasi-wisata-solo-yang-paling-terkenal/

Pasar Antik Triwindu

Bagi penggemar barang antik, berwisata ke Solo bisa semakin lengkap dengan mengunjungi Pasar Antik Triwindu.

Di pasar ini, kamu akan menemukan berbagai koleksi lawas yang antik dengan nilai seni yang tinggi.  Mulai dari kain batik kuno, lukisan, uang dan koin kuno, ornamen wayang di papan kayu antik, onderdil otomotif yang sudah langka dll.

Bagi penggemar barang antik tentu butuh kejelian tersendiri untuk menemukan benda antik yang benar-benar kuno dan memiliki nilai seni tinggi.

Selain harus teliti dan jeli, kamu juga harus pandai melakukan tawar menawar dengan penjual agar mendapatkan barang antik dengan harga yang lumayan “miring”.

Selain membeli dengan uang cash, di pasar ini juga masih berlaku sistem barter terutama bagi kamu yang ingin menukarkan barang antiknya dengan barang yang diinginkan sesuai kesepakatan.

Lokasi: Jl. Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.

Read more https://nyero.id/destinasi-wisata-solo-yang-paling-terkenal/

Kenapa Harus Pakai Batik??

Batik – Indonesia, adalah 2 kata yang tidak bisa dipisahkan, batik yang merupakan warisan budaya dunia, dan Indonesia yang memiliki keelokan alam yang indah. Rasanya turis turis pasti jatuh cinta. Batik kian kini bertransformasi lebih modern, lebih berani, megikuti perkembangan jaman, apalagi memang pada dasarnya batik bisa di padu padankan dengan semua jenis model baju. Semakin menambah keragaman batik di negri tercinta ini.

Hampir di seluruh indonesia memiliki motif dan ciri khas batiknya sendiri, yang paling terkenal adalah batik jogja dan solo, 2 kota yang dijuluki kota budaya di indonesia. Apa sih alasan kita harus pakai dan bangga dengan batik, simak ilustrasi ini ya :

Selain itu batik juga komoditas bisnis yang bagus di indonesia, mulai dari harga low range, mid range, sampai high range, sesuai kualitasnya pastinya, di indonesia pun pengerajin, atau produksi batik baik cap, printing, maupun tulis sangat banyak dan tersebar luas salah satunya adalah Sakuratex Solo, dengan Brand Batik Sakura, selain menjual fashion bati, juga melayani printing batik ataupun printing kain lainya, cocok untuk yang ingin berbisnis batik atau pakaian dengan konsep design printing. Bisa konsultasi gratis loh melalui Whatsapp 0812 4878 793 atau klik link di bawah ya

Atau Scan Barcode Berikut :

Cari Batik buat style kamu harian cek katalog kita di tokopedia resmi kita ya di https://tokopedia.com/batiksakura

Tampil Keren di Kantor dengan Batik

Pesona batik tidak pernah pudar dalam dunia fashion. Dalam guratan batik selalu tergambar filosofi tentang kebudayaan Indonesia yang beragam tetapi tetap satu. Menggunakan batik menjadi tanda kebanggaan kita terhadap negeri ini, seperti halnya saat kita menjadikan batik menjadi outfit untuk ke kantor. Berikut 6 mix and match batik modern yang dapat kamu jadikan inspirasi.

Batik kini telah menjadi pilihan selaras dengan busana busana kantor lainya, karena terlihat fromal namun tetap santai, dan elegant.

Selain itu batik juga bisa dikombinasikan atu istilah kekinianya di mix and match kan dengan busana lain seperti celana jeans, outer, hijab dan lainya. Sekarang yang instan pun juga sudah banyak di pasaran loh, salah satunya batik sakura solo banyak pilihan dan model model keren untuk kamu ke kantor. di batik sakura solo juga bisa kustom loh jika di kantormu ingin punya seragam batik yang kekinian. Dengan memakai batik kita bisa tampil kekinian dan elegant, juga melestarikan budaya warisan dunia ini. Sambil menyelam minum air.

 Ini dia beberapa model fashion batik dari batik sakura solo yang cocok untuk kamu :

bluse wanita by sakuratex

Mengenal Sarung Goyor, Sang Sarung Tenun yang Tersohor

Proses Tenun Manual Sakuratex

Siapa yang tak kenal dengan sarung? tak hanya untuk beribadah saja namun sarung juga menjadi trend center tersendiri bagi para penggemarnya, atau bahkan mengoleksinya. Ada banyak jenis sarung yang ada, dan semuanya memiliki filosofinya masing masing, Salah satu sarung yang terkenal akan ke auntetikkanya adalah Sarung Tenun Goyor (ATBM).

Lembut & Tidak Panas

Selain terkenal akan ke auntetikan motifnya, sarung goyor juga Lembut dan yang pasti tidak panas sehingga nyaman untuk dipakai, bahkan untuk sehari hari.

Di Tenun Tradisional Dengan Tangan (ATBM)

Sarung goyor pada umumnya di tenun menggunakan teknik tradisional tanpa mesin (ATBM). Sehingga unsur yang ada di setiap sarung akan beragam, baik filosofinya maupun sejarahnya. juga quality control yang tinggi karena bersentuhan langsung dengan manusia ketika proses produksi.

Sarung Goyor SAKURATEX, Abu Harits & Xhildiban

Selain Produk & Jasa Printing kain juga fashion, Sakuratex juga memiliki Produk Sarung goyor dengan beberapa merek diantaranya SAKURATEX, Abu Harits & Xhildibhan, tentuna semuanya autentik ATBM.

Proses Pembuatan Sarung Goyor

  1. Pilih benang yang akan dicelup warna. Warna yang disiapkan pertama adalah warna putih, ini digunakan sebagai warna dasar benang yang akan ditentun menjadi sarung. Pewarnaan benang dengan warna dasar putih ini berfungsi membuat benang memiliki warna yang bagus ketika dicelup warna lain. Setelah dicelup warna, benang dijemur dan digulung ketika sudah kering.
  2. Membedakan benang yang digunakan untuk dasaran sarung dan untuk motif sarung. Benang untuk motif sarung justru merupakan benang yang lebih panjang dibanding benang untuk dasaran.
  3. Selanjutnya masuk dalam proses baki, di mana pada proses ini benang diikatkan pada ujung-ujung kayu berukuran 1×1 meter dan digambar sesuai motif yang hendak dibuat. Setelah itu, benang tersebut diikat menggunakan tali rafia berdasarkan gambar yang telah dibuat pada kain yang hendak diwarnai.
  4. Proses selanjutnya merupakan proses dibres atau proses pencelupan pertama. Pada proses ini benang dilepas dulu dari proses baki untuk dicelup pada warna motif berulang kali sesuai kebutuhan. Setelah proses pewarnaan dengan mencelupkan benang ke warna yang diinginkan ini selesai, masuk dalam proses pengeringan.
  5. Setelah benang motif ini sudah selesai dibuat, benang motif ini masuk dalam proses penenunan agar bisa menyatu dengan kain dasar dan menjadi sebuah sarung goyor.
  6. Proses terakhir adalah penjahitan, pencucian, serta pengepakan kain sarung.